6 January 2026 15:26
Pascabanjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, krisis air bersih masih menjadi persoalan serius bagi warga terdampak. Sejumlah relawan menghadirkan instalasi pengolahan air atau water treatment plan di Kecamatan Bandar Pusaka untuk memenuhi kebutuhan dasar ribuan warga, terutama anak-anak.
Kecamatan Bandar Pusaka dipilih karena menjadi salah satu lokasi yang terisolir. Rusaknya jaringan PDAM membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih harian. Menjawab kondisi darurat tersebut, Save The Children membangun water treatment plan di Desa Babo.
Instalasi ini mengolah air baku dari sungai agar aman digunakan untuk konsumsi dan kebutuhan sehari-hari. Setiap harinya hingga 48 ribu liter air bersih diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sekitar 3.200 jiwa sesuai dengan standar minimum 15 liter per orang per harinya.