Polres Ciamis-Kelompok Tani Satria Perkasa Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

22 May 2026 21:53

Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Ciamis. Jajaran Polres Ciamis menggandeng Kelompok Tani Satria Perkasa di Kecamatan Sindangkasih untuk menyulap lahan tadah hujan yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan pertanian bernilai ekonomi tinggi melalui metode tumpang sari.

"Ini lahan tadah hujan yang selama ini tidak produktif, kemudian dimanfaatkan oleh kelompok tani kita dari Satria Perkasa. Dan alhamdulillah lahan ini bisa dimanfaatkan untuk menanam dengan metode tumpang sari," ujar Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, yang dikutip Newsline Bisnis pada Jumat 22 Mei 2026.

Kegiatan pemanfaatan lahan ini difokuskan pada area seluas 2 hektare yang selama ini dinilai kurang produktif karena ketergantungan pada air hujan. AKBP Hidayatullah, terjun langsung bersama para petani untuk melakukan penanaman benih sebagai tanda dimulainya program kolaborasi tersebut.

Dalam satu hamparan lahan tersebut, para petani menanam berbagai jenis komoditas secara bersamaan, di antaranya bawang merah, jahe gajah, cabai rawit, hingga jagung. Metode ini dipilih karena kemampuannya memaksimalkan penggunaan lahan dalam satu siklus tanam.
 

Baca juga: Petani Wajib Tahu! Simak Cara Cek dan Tebus Pupuk Subsidi Mei 2026

Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk motivasi bagi masyarakat, khususnya para petani, agar tidak membiarkan lahan mereka menganggur. Ia menegaskan bahwa optimalisasi lahan tak produktif sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan lokal sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Penerapan metode tumpang sari ini disambut positif oleh Kelompok Tani Satria Perkasa. Menurut mereka, sistem penanaman beragam jenis tanaman dalam satu bidang lahan memberikan peluang keuntungan yang lebih besar dibandingkan metode monokultur.

"Lahan ini kita maksimalkan untuk bisa ditanam kembali. Hasilnya insyaallah lebih bagus karena metode yang kita kerjakan di sini adalah tumpang sari," ujar Ketua Kelompok Tani Satria Perkasa, Endang Ridwan. 

Dengan menghasilkan beberapa jenis komoditas sekaligus dalam satu kali musim tanam, para petani memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam dan berkelanjutan. Melalui sinergi ini, lahan tadah hujan yang semula terabaikan kini menjadi tumpuan baru bagi produktivitas pertanian di Kecamatan Sindangkasih.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)