Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK

29 July 2026 12:40

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro pada Selasa malam, 28 Juli 2026. Selain itu, KPK juga mengamankan sejumlah orang di Pemalang meski belum menyebut pihak mana saja yang ikut diamankan.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Rabu 29 Juli 2026, Anom memiliki latar belakang nonpartai. Namun dalam Pilkada 2024, ia didukung Partai Golkar, PSI, dan Perindo. 

Sebelum terjun ke dunia politik, Anom sebagian besar berkarier profesional di lingkungan BUMN. Ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis hingga mencapai posisi Direktur PT Wijaya Karya Realty, anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang tahun 2024, Anom mencalonkan diri sebagai bupati Pemalang dengan menggandeng Nurkholes, seorang pensiunan aparatur sipil negara sebagai wakil bupati. Anom dan Nurkholes diusung Partai Golkar, Perindo, Partai Buruh, PSI, Partai Gelora, dan Partai Hanura.

Anom terakhir kali melaporkan hartanya pada 26 Maret 2026 untuk periode 2025. Dalam laporan tersebut ia tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar Rp21,3 miliar. 

Sebelumnya, KPK sempat melakukan rapat koordinasi pencegahan korupsi dengan Bupati Pemalang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang di Gedung Merah Putih KPK pada 16 Juni 2025.

KPK menyoroti tiga titik rawan korupsi di Pemkab Pemalang, seperti penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan sumber daya manusia.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X