Gugat ke PBB, Lebanon Laporkan Serangan Israel Langgar Hukum Internasional

10 April 2026 10:23

Pemerintah Lebanon resmi mengajukan pengaduan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) usai gelombang serangan udara Israel yang semakin mematikan menghantam negara tersebut. Ratusan korban meninggal akibat serangan tanpa peringatan dalam satu hari.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Jum'at 10 April 2026, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan 203 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya luka-luka. Ini menjadi hari paling mematikan bagi warga sipil sejak perang Israel-Hizbullah pecah lima minggu lalu. 



Militer Israel mengklaim menargetkan situs milik Hizbullah. Kenyataannya bom jatuh di kawasan padat penduduk dan area komersial saat jam sibuk yang memicu kemarahan publik internasional.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, menegaskan serangan ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. Merespon hal ini, pemerintah Lebanon menetapkan pengetatan keamanan di Beirut dan membatasi kepemilikan senjata hanya pada pasukan resmi negara. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)