Efek Konflik Timur Tengah, Laba Bersih Industri Penerbangan Global Diprediksi Turun Tahun Ini

12 June 2026 21:06

Jakarta: Konflik di Timur Tengah terus mengakibatkan lonjakan harga bahan bakar jet yang menekan operasional maskapai penerbangan. Akibatnya, tidak sedikit maskapai yang terpaksa menaikkan harga tiket dan mengurangi rute penerbangan.

Biaya bahan bakar untuk maskapai penerbangan penumpang di Amerika Serikat (AS), misalnya. Mencapai hampir USD6,5 miliar pada April 2026, naik lebih dari 26 persen dari bulan sebelumnya. Angka itu melonjak 78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikutip dari program Metro Siang Metro TV, Jumat 12 Juni 2026, Asosiasi Transportasi Udara Internasional mengatakan laba bersih industri penerbangan akan mencapai USD23 miliar tahun ini, turun sebesar USD18 miliar dari perkiraan sebelumnya. 
 



Situasi saat ini di Timur Tengah dan kenaikan biaya bahan bakar telah memperburuk prospek maskapai penerbangan. Bahkan beberapa maskapai penerbangan AS telah bangkrut akibat masalah ini. 

Dengan harga bahan bakar jet yang tetap tinggi, maskapai penerbangan utama AS telah menaikkan harga tiket dan beberapa bahkan mengumumkan pengurangan rute. Kondisi ini secara signifikan mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan Amerika.

(Gervin Nathaniel Purba)