Rusia Sasar Pusat Data Internet, Ukraina Serbu 2 Pabrik Pertahanan

29 September 2026 10:47

Konflik antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung. Kedua negara saling melancarkan serangan udara dan menargetkan fasilitas militer, pabrik senjata, hingga gudang minyak.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 29 September 2026, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut pasukannya menyerang pusat data internet dan intelijen militer Ukraina di Kota Kyiv, pada Minggu malam (27 September 2026) hingga Senin pagi (28 September 2026).

Selain itu, Rusia juga menghantam gudang bahan bakar di Kyiv, lapangan terbang militer Vasylkiv di wilayah Kyiv, pelabuhan serta pusat logistik di wilayah Odesa, Ukraina.

Kremlin melalui juru bicara Dmitry Peskov, dengan tegas menyebutkan bahwa Ukraina harus membayar mahal atas serangan yang mereka lakukan ke wilayah Rusia.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak tinggal diam. Dirinya menyebut tentaranya berhasil menyerang dua pabrik pertahanan Rusia di wilayah Tula dan Voronezh, serta fasilitas minyak di Krasnodar, Rusia.

Sementara itu, Zelensky juga menyebut mengenai serangan Rusia ke Kota Kyiv. Sedikitnya dua orang tewas dengan salah satunya adalah warga negara Azerbaijan.

Selain itu, "sebanyak 28 orang terluka di wilayah Kharkiv, termasuk sembilan anak-anak," ujar Zelensky,  dikutip dari Anadolu Agency.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X