Mentan Amran Klaim Petani Diuntungkan dari Menguatnya Dolar AS

20 May 2026 21:18

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) membawa dampak positif terhadap sektor pertanian nasional. Berdasarkan data terbaru, ekspor pertanian Indonesia mengalami kenaikan drastis, sementara ketergantungan pada impor justru menurun tajam.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Mentan Amran memaparkan bahwa nilai ekspor pertanian Indonesia naik hingga Rp166 triliun. Di sisi lain, nilai impor sektor pertanian berhasil ditekan hingga turun sebesar Rp41 triliun, yang mencakup penurunan impor berbagai komoditas termasuk beras.

"Data ini boleh di-cross check, ekspor kita naik Rp166 triliun dan impor turun Rp41 triliun. Inilah dampak positif yang dirasakan langsung di desa-desa," ujar Amran yang dikutip Newsline Bisnis pada Rabu, 20 Mei 2026.
 

Baca juga: Presiden Prabowo Prioritaskan Swasembada Pangan di Tengah Krisis Dunia
 
Kenaikan nilai ekspor ini diklaim berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di desa. Mentan Amran menegaskan bahwa Indeks Kesejahteraan Petani saat ini berada di titik tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Amran menjelaskan bahwa meskipun nilai dolar menguat, beban produksi petani tetap terjaga karena kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi dan bahkan menurunkan harga pupuk. "BBM subsidi tidak naik dan harga pupuk turun, negara mana yang seperti itu?" tambahnya.

Meski sektor ekspor bergairah, Mentan tetap mewaspadai dampak kenaikan dolar terhadap komoditas impor seperti bawang putih dan kedelai yang menjadi bahan baku tahu-tempe.

Amran memberikan peringatan kepada para pengimpor agar tidak memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan secara sepihak dengan menaikkan harga secara berlebihan. Ia menegaskan tidak segan-segan untuk mencabut izin impor bagi pihak yang terbukti mempermainkan harga di pasar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)