Kronologi Penyebab Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak

20 January 2026 08:32

Jakarta: Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulsel saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin, Sabtu, 17 Januari 2026.

Sejumlah serpihan pesawat serta dua jenazah korban yang belum teridentifikasi identitasnya telah ditemukan tim SAR Gabungan di Gunung Bulusaraung dalam operasi SAR.

Pesawat ini ditumpangi 10 orang, tujuh orang kru pesawat dan tiga orang penumpang POB (persons on board). Ketiganya diketahui pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Masing-masing Ferry Irawan, Deden Mulyana dan Yoga Naufal.

Sedangkan kru pesawat ada tujuh orang, dengan pilot Captain Andi Dahananto, copilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita.

Penyebab kecelakaan


Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan belum bisa memastikan penyebab pesawat tersebut terjatuh dan mengaku terkendala karena diduga emergency locator transmitter mati. Di sisi lain menurut Soerjanto, saat ini masih fokus pencarian lokasi jatuhnya pesawat dan pengumpulan data korban.

Kronologi singkat pesawat ATR hilang kontak


Pukul 12.23 WITA: Pesawat dalam proses pendekatan ke runway Sultan Hasanuddin Makassar, namun radar menunjukkan tidak berada di jalur yang benar sehingga ATC memberikan instruksi koreksi.

Pukul 13.17 WITA: Kontak dengan pesawat terputus secara tiba-tiba, dan tidak ada respons dari awak.

Karena pesawat tidak dapat dihubungi dan tidak men darat sesuai rencana, AirNav Indonesia kemudian memutuskan status distress phase (detresfa), yang menandakan adanya kemungkinan ancaman serius terhadap keselamatan pesawat.

"Kami nyatakan prihatin, kami terus terang sedih dan prihatin dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut," kata Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Sumber: Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)