Selalu Bergantung pada Getek, Warga Lampung Timur Tagih Kelanjutan Jembatan Mangkrak

5 February 2026 18:00

Lampung Timur: Warga di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Lampung, harus menggunakan getek untuk melakukan aktivitas harian. Hal ini disebabkan kondisi jembatan yang dibangun pemerintah setempat tak kunjung selesai hingga mangkrak.

Menurut warga, kondisi ini dirasakan sejak puluhan tahun lalu, karena alat transportasi tradisional ini sangat membantu. Mereka tak perlu mencari jalan alternatif dengan rute yang sangat jauh.

Walau demikian, warga berharap pemerintah setempat segera melanjutkan proyek pembangunan jembatan agar aktivitas warga kembali normal. Terlebih untuk menekan biaya penggunaan jasa getek.
 


"Setiap hari Rp20 ribu. Kadangnya bilang dua kali Rp24 ribu. Itu kali aja satu bulan berapa duit? Rp600 ribu, kadang lebih. Itu buat makan anak istri loh, sudah lumayan ya," ujar Johan, salah satu warga setempat, dalam program Newsline Metro TV, Kamis, 5 Februari 2026.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Lampung Timur Primadiharta, mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak provinsi, pihak balai juga, dan Dirjen Bina Marga. Pihaknya sudah mendapatkan feedback apa yang dibutuhkan agar pembangunan jembatan ini bisa berlanjut.

"Dari usulan yang kita masukkan dari Pemkab Lampung Timur itu sudah hampir terealisasi, artinya ada perhatian dari pihak Kodam, dari provinsi juga sudah ada, kemudian dari pihak balai juga sudah ada," kata Primadiharta.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)