Kementerian PU Masih Kaji Program Gentengisasi Arahan Prabowo

5 February 2026 16:06

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih mengkaji rencana program gentengisasi yang dikehendaki Presiden Prabowo Subianto. Prabowo memberikan arahan itu dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menyebut, pemerintah belum menetapkan mekanisme maupun besaran anggaran program gentengisasi hingga saat ini. Kajian masih disusun untuk menghitung kebutuhan biaya serta skema pelaksanaannya.

"Kami masih menyusun kajian tertulisnya, karena dari situ baru akan keluar perhitungan anggarannya," ujar Dody, dalam program Prioritas Indonesai Metro TV, Kamis, 5 Februari 2026.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau gentengisasi sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia. Prabowo menyoroti penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.
 



Menurut Prabowo, hal ini tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi. Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, yang peralatannya relatif terjangkau.

Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh, karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain agar lebih ringan dan kuat.

"Jadi nanti Koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah, dan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya, bisa ringan dan kuat," tutur dia, dilansir Antara, Selasa, 3 Februari 2026.



 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)