7 July 2026 20:23
Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pertemuan, Selasa, 7 Juli 2026. Keduanya membahas tindak lanjut rekomendasi KPK untuk BGN dalam rangka perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mencegah terjadinya kebocoran dalam pelaksanaan program.
KPK memastikan akan terus mengawasi pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi KPK tersebut. Dalam pertemuan tertutup hadir Ketua KPK Setyo Budiyanto dan pimpinan KPK lainnya, serta Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dan Wakil Kepala BGN Trenggono.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihaknya mendiskusikan rencana tindak lanjut 10 rekomendasi KPK untuk perbaikan tata kelola MBG.
“Di antara sepuluh temuan, pasti teman-teman wartawan mungkin sudah membaca ya karena sudah pernah ada juga yang bertanya ke saya. Jadi di antara sepuluh itu antara lain misalnya soal data, itu sekarang sedang kami lakukan perbaikan. Lalu juga perbaikan tentang mekanisme pembayaran. Nah, ini kebetulan kami sama-sama dari STAN juga nih tadi diskusi hangat soal itu. Bagaimana caranya untuk memperbaiki, bagaimana caranya mencegah apa kebocoran-kebocoran yang selama ini terjadi, kami membuat simulasinya tadi. Jadi itu beberapa hal lah yang tadi kami diskusikan,” ujar Agustina dalam program Headline News Metro TV, Selasa, 7 Juli 2026.
Pasalnya, rekomendasi KPK belum ditanggapi oleh BGN era Dadang Hindayana sejak disampaikan KPK 17 Maret 2026 lalu. Agustina mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti rekomendasi dari KPK.
Sebagian rekomendasi KPK sudah dijalankan BGN seperti perbaikan data penerima program MBG, termasuk perbaikan mekanisme pembayaran program MBG.