Karhutla Kalsel Diprediksi Masih Akan Berlangsung 50 Hari ke Depan

Enrich Samuel • 23 September 2026 17:36

Banjar Baru: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kepala BNPB Suharyanto meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar Baru. keduanya memastikan penanganan karhutla terus diperkuat, menyusul musim hujan yang diperkirakan masih akan datang lebih lambat dalam 50 hari ke depan.

Dalam peninjauan posko tanggap darurat karhutla, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah membahas langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan. 

Pemerintah menyebut, Kalsel masih memiliki waktu sekitar 50 hari sebelum hujan normal diperkirakan datang.

"Jadi dikatakan bahwa baru 10 hari di bulan November hujan akan datang menurut BMKG. Artinya masih ada 50 hari lagi nih Kalimantan Selatan tanpa hujan normal," kata Menhut.

Kondisi ini membuat penguatan pasukan darat menjadi salah satu prioritas. TNI, Polri, masyarakat peduli api, dan unsur terkait akan dilibatkan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api kembali meluas.

Selain operasi darat, enam helikopter water bombing juga telah beroperasi di Kalsel. Dua pesawat lainnya digunakan untuk operasi modifikasi cuaca sekaligus patrol. Pemerintah menargetkan, angka fire spot dan hotspot terus ditekan dalam 50 hari ke depan. Penguatan penanganan dilakukan untuk memastikan karhutla tidak berdampak lebih luas terhadap masyarakat.

"Oleh karena itu tadi disepakati di forum dengan Pak Sekda, dengan para bupati, dengan Pak Pangdam, Pak Wakapolda, ya, bahwa kita masih punya 50 hari lagi untuk memperkuat pasukan darat kita," ujar Raja Juli.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X