Perbaikan Eskalator Berlanjut, Stasiun Duri Padat Penumpang

5 October 2026 09:14

Kepadatan pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) mewarnai suasana jam sibuk di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Senin, 5 Oktober 2026 pagi. Penumpukan penumpang ini terjadi sebagai imbas penutupan eskalator yang masih dalam tahap perbaikan pascainsiden gangguan operasional pada akhir pekan lalu.

Lantaran hanya satu eskalator yang beroperasi, alur perpindahan penumpang tersendat. Antrean panjang terlihat khususnya bagi penumpang dari luar stasiun yang hendak menuju Peron 5 arah Batu Ceper dan Tangerang, maupun sebaliknya menuju Peron 1 dan 2 arah Manggarai, Bekasi, hingga Cikarang.
 



VP Corporate Secretary KAI Commuter (KCI) Karina Amanda mengungkapkan, insiden mundurnya eskalator tersebut disebabkan oleh adanya gangguan teknis pada sistem penggerak. Saat ini, tim teknis masih berupaya menyelesaikan perbaikan yang hanya bisa dikerjakan pada malam hari saat kondisi stasiun sepi.

"Hingga saat ini pihak KAI Commuter bersama pihak terkait masih terus melakukan perbaikan teknis. Setelah proses perbaikan rampung, petugas akan langsung melakukan uji coba kelayakan untuk memastikan eskalator aman digunakan kembali," jelas Karina dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 5 Oktober 2026. 

Terkait kondisi korban, Karina memaparkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan 12 orang luka-luka. Dari lima korban yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Duta Indah, tiga di antaranya sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan, sementara dua korban lainnya masih dalam tahap observasi dan perawatan lanjutan. KAI Commuter berkomitmen penuh memberikan pendampingan medis dan menanggung seluruh biaya perawatan korban.

Guna menjaga kelancaran mobilitas selama masa perbaikan, KAI Commuter mengimbau para penumpang, terutama yang turun dari jalur lima, untuk menggunakan tangga manual atau fasilitas lift yang berada di belakang area musala. Penumpang yang hendak naik dari jalur lima diarahkan menggunakan satu eskalator yang masih berfungsi, dengan imbauan untuk tidak berlari atau terburu-buru demi keselamatan bersama.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X