27 October 2026 18:51
Sejumlah sekolah tingkat menengah atas di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mulai melangsungkan proses pembelajaran secara tatap muka. Keputusan ini ditetapkan setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terlihat menipis di wilayah tersebut.
Di SMA Negeri 1 Kabupaten Kepahiang, misalnya. Aktivitas pembelajaran mulai berangsung normal. Para siswa yang mengikuti tes kompetensi akademik (TKA) sudah tidak lagi menggunakan masker.
Meski kabut asap mulai menipis, Kepala Dinas Pendidikan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri tetap mengimbau pihak sekolah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bengkulu tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pendidikan di Daerah Terdampak Kabut Asap.