Jakarta: Campak sudah menjadi penyakit yang lama kita dengar. Langkah pengobatan medisnya juga sudah tidak asing, terlebih imunisasi campak atau measles rubella sudah boleh dilakukan sejak Anda berusia 9 bulan.
Lantas, kenapa kasus pengidap campak kembali meningkat? Apa saja gejalanya?
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan izin penggunaan vaksin campak untuk kelompok dewasa berisiko. Kebijakan ini diterapkan per 7 April 2026 untuk menekan kasus campak yang sempat meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.
BPOM menyatakan perluasan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, terutama bagi tenaga medis dan kelompok berisiko yang rentan terpapar campak.
Data menunjukkan pada awal tahun 2026 terdapat 2.220 kasus campak di Indonesia. Namun, seiring upaya pengendalian, angka tersebut mengalami penurunan signifikan hingga 93 persen.
Sumber: Redaksi Metro TV