Kaleidskop Operasi Ketupat 2026

1 April 2026 15:04

Operasi Ketupat 2026 bukan sekedar pengamanan tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di setiap perjalanan. Dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Korlantas Polri memastikan jika pada akhirnya mudik bukan hanya tentang perjalanan tetapi tentang kembali berkumpul dan juga merayakan kebahagiaan bersama keluarga.

"Terima kasih atas kolaborasinya, termasuk kepada media, kepada stakeholder yang sudah bersama-sama bekerja dan bekerja sama-sama. Negara hadir memastikan bahwa hiruk pikuk arus mudik dan arus balik ini adalah sebuah perjalanan yang harus bahagia." kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu, 1 April 2026.

Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan hajatan besar bangsa. Momentum ketika jutaan masyarakat bergerak serentak meninggalkan kota. Mudik bukan hanya perjalanan, ini adalah tradisi, rindu, dan harapan yang menyatu di setiap kilometer. Di balik pergerakan itu, Korlantas Polri memikul tanggung jawab besar, dari tol, jalan arteri, hingga penyeberangan. Semuanya dikawal demi memastikan perjalanan yang aman, tertib, dan lancar.
 

Baca juga: Kakorlantas Polri: Fatalitas Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Turun 30,41%


Command Center KM 29 dioptimalkan sebagai pusat kendali terintegrasi, memantau lalu lintas secara real time lewat CCTV, traffic counting digital, hingga pantauan udara menggunakan drone. Berbagai langkah mitigasi disiagakan, mulai dari penyiapan jalur alternatif seperti Tol Japek II Selatan dan ruas tol fungsional di Jawa Tengah, hingga pendirian ribuan pos pelayanan dan pengamanan. 

Satgas Kamseltibcarlantas turut diterjunkan untuk pengaturan lalu lintas, patroli, hingga penanganan kecelakaan. Di lapangan, dinamika diurai dengan terukur. Saat terjadi antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, langkah sigap segera memulihkan arus menjadi normal kembali. 

Di jalur tol, manajemen rekayasa lalu lintas yang matang diterapkan. Bukan sekedar intuisi, namun menggunakan data real time. Mulai dari one way lokal, one way nasional presisi arus mudik, one way tahap satu, dua, dan tiga presisi arus balik, hingga contraflow. Bahkan Jalan Tol Layang MBZ sempat ditutup sementara untuk memecah kepadatan. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mencatat, volume kendaraan pada puncak arus mudik 19 Maret 2026 menembus 270.000 kendaraan. Tertinggi sepanjang sejarah, meningkat tajam dari 221.000 di hari sebelumnya.

Kerja keras ini membuahkan hasil. Berdasarkan hasil monitoring nasional, angka kecelakaan sukses ditekan turun 5,75 persen dan fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan 30,41persen dibandingkan tahun 2025. Operasi Ketupat 2026 bukan sekedar pengamanan tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di setiap perjalanan. Karena pada akhirnya, mudik bukan hanya tentang perjalanan, tetapi tentang kembali, berkumpul, dan merayakan kebahagiaan bersama keluarga. Selamatkan keselamatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)