28 January 2026 21:08
Dalam laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 tercatat defisit sebesar Rp695,1 triliun atau setara dengan 2,92 persen dari produk domestik bruto. Pendapatan negara terealisasi sebesar Rp2.396,3 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp3.491 triliun.
Data tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers hasil rapat berkala pertama Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK tahun 2026.
Konferensi pers ini dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, serta Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan.
Purbaya menyatakan strategi pemerintah untuk menekan defisit dilakukan dengan meningkatkan pendapatan negara agar pertumbuhan ekonomi lebih cepat.
Baca Juga :