27 March 2026 21:04
Jakarta: Harga minyak mentah dunia fluktuatif akibat konflik di Timur Tengah yang membuat akses kapal di Selat Hormuz tertutup. Gangguan pasokan ini memaksa setiap negara harus menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) domestik, salah satunya negara-negara di Kawasan ASEAN.
Harga minyak mentah turun tipis usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan gencatan senjata terhadap Iran. Harga West Texas Intermediate (WTI) turun 1,84 perssen menjadi USD92,74/barel, sedangkan Brent turun 2,07 persen menjadi USD 105,77/barel, setelah sebelumnya melonjak hampir 6 persen pada Kamis kemarin.
Konflik antara AS dan Iran yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz membuat aliran energi global menjadi terhambat, mengingat jalur tersebut merupakan area vital bagi distribusi perekonomian global.
Daftar harga BBM di kawasan ASEAN
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah sejak akhir Februari hingga Maret 2026 memicu kekhawatiran pasar akan terganggunya jalur logistik penting di Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi 20 persen pasokan minyak mentah dunia.
Salah satu kawasan yang terdampak krisis energi akibat penutupan Selat Hormuz adalah negara-negara di Asia Tenggara. Berikut merupakan perubahan harga BBM di kawasan ASEAN:
| Baca Juga: Iran Siapkan RUU Tarif Tol Selat Hormuz |