Detik-Detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Nepal, 160 Orang Dilaporkan Tewas

27 August 2026 09:47

Bencana banjir bandang dahsyat menerjang kawasan Pelabuhan Gyirong yang terletak di jalur perbatasan antara Nepal dan Tiongkok. Terjangan air bah yang datang dengan sangat cepat tersebut memicu kerusakan parah dan menelan ratusan korban jiwa.

Dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis 27 Agustus 2026, rekaman video memperlihatkan detik-detik mencekam saat air bah menyapu kawasan tersebut. Warga yang panik tampak berlarian berupaya menyelamatkan diri, tapi derasnya arus membuat banyak dari mereka tak sempat menghindar dan terseret banjir.

Berdasarkan data terkini, total korban tewas mencapai 160 orang. Kepolisian Nepal mencatat sebanyak 157 warganya tewas dalam insiden ini. Sementara itu, stasiun televisi pemerintah Tiongkok melaporkan tiga orang tewas dan 265 orang lainnya hilang di wilayah Kabupaten Girong, Tibet.

Ratusan Warga Negara Asing Hilang

Pemerintah Nepal merilis data bahwa terdapat 403 orang yang dinyatakan hilang di wilayahnya. Tragisnya, 341 di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Ratusan WNA tersebut sebagian besar merupakan peziarah asal India yang tengah dalam perjalanan spiritual menuju Gunung Kailash. Sisanya merupakan wisatawan mancanegara yang berasal dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Kanada.

Bencana ini terjadi bertepatan dengan momen perayaan festival lokal Janai Purnima, yang membuat kawasan tersebut lebih ramai dari biasanya. Selain WNA, 62 warga lokal dan 28 petugas Kepolisian Nepal turut dikabarkan hilang saat sedang berada di jalur pendakian yang terdampak paling parah.

Pemicu Bencana

Para ahli dan peneliti lingkungan menduga bahwa bencana banjir bandang ini sangat erat kaitannya dengan fenomena pemanasan global.

Pemicu utama air bah diduga berasal dari longsoran salju dari sebuah gletser di wilayah Pegunungan Himalaya yang mencair drastis akibat kenaikan suhu, lalu tumpah dan menyapu jalur perbatasan di bawahnya.

Hingga kini, proses pencarian dan penyelamatan korban masih terus diupayakan oleh otoritas setempat di tengah medan yang sulit dan rusak parah.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X