Pesawat Tempur Arab Saudi Serang Wilayah Timur Yaman, Ketegangan dengan UEA Meningkat

3 January 2026 17:55

Eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah kembali meningkat setelah pesawat tempur Arab Saudi dilaporkan melancarkan serangan udara  di wilayah timur Yaman pada Jumat malam waktu setempat, 2 Januari 2026. 

Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk terbakarnya sejumlah kendaraan di Kota Al-Qatn. Berdasarkan rekaman video yang beredar, kobaran api terlihat melalap beberapa unit mobil pasca-serangan udara tersebut. 

Serangan udara ini diduga terjadi bersamaan dengan pengumuman dimulainya operasi pemindahan kamp-kamp militer. Kamp tersebut sebelumnya berada di bawah kendali Southern Transitional Council (STC) dan direncanakan akan dialihkan ke pasukan pemerintah Yaman.

Sebagai informasi, STC merupakan gerakan politik dan militer yang berada di Yaman dan dikenal memiliki hubungan erat serta mendapat dukungan dari Uni Emirat Arab (UEA).
 

Baca juga: Separatis Yaman Usulkan Referendum Kemerdekaan, Arab Saudi Serukan Dialog

Eskalasi terbaru ini mempertegas kembali keretakan hubungan antara dua kekuatan besar di Teluk, yakni Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Meskipun keduanya berada dalam koalisi yang sama di Yaman, ketegangan dilaporkan meningkat akibat persaingan pengaruh dan perebutan wilayah strategis yang kaya akan cadangan minyak di Yaman bagian timur.

Ketegangan antara faksi-faksi yang didukung oleh Arab Saudi dan UEA ini dikhawatirkan akan semakin memperkeruh situasi keamanan di Yaman dan menghambat proses perdamaian di negara yang telah lama dilanda perang saudara tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)