Penampakan 6.000 Unit Motor Listrik BGN di Gudang Sentul Pascapenyegelan Kejagung

19 June 2026 14:38

Kondisi gudang milik Emmo Electric Mobility yang terletak di Kawasan Industri Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpantau kondusif satu hari setelah dilakukan penyegelan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Ribuan unit motor listrik yang menjadi objek penyidikan hingga kini masih terparkir rapi di area penyimpanan.

Sejumlah titik di gudang tersebut telah dipasangi segel resmi berlogo Kejaksaan Agung. Langkah ini diambil oleh penyidik guna memastikan aset-aset tersebut tetap berada di lokasi dan tidak dipindahtangankan selama proses hukum berlangsung.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sebelumnya menjelaskan bahwa tindakan penyegelan ini merupakan bagian dari prosedur hukum yang diperlukan. Fokus utama tim penyidik saat ini adalah melakukan pendataan mendetail serta pengamanan aset yang berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani.
 

Baca juga: Kejagung Sita Mobil Milik Asep Yusuf di Kasus Korupsi BGN

Diperkirakan terdapat sekitar 6.000 unit motor listrik yang berada di dalam gudang Emmo Sentul. Ribuan kendaraan ini diketahui merupakan bagian dari pengadaan motor listrik operasional untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan akan didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia guna menunjang kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Meskipun penyegelan telah dilakukan, aktivitas di sekitar kawasan pergudangan secara umum masih terlihat berjalan normal. Namun, akses menuju area tempat penyimpanan kendaraan listrik tersebut kini dibatasi secara ketat.

Dikutip dari Headline News, ribuan motor listrik tersebut masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Belum ada keterangan lebih mendalam mengenai estimasi durasi penyegelan maupun kelanjutan dari program pengadaan motor listrik tersebut bagi operasional SPPG di daerah.

(Anggie Meidyana)