Orang Tua Wajib Waspada! Begini Cara Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual-Tips Parenting

Nopita Dewi • 12 July 2026 14:29

Jakarta: Pelaku kekerasan seksual terhadap anak tidak selalu berasal dari orang yang tidak dikenal. Dalam banyak kasus, pelaku justru merupakan orang yang berada di lingkungan terdekat korban. Karena itu, orang tua perlu memberikan edukasi sejak dini agar anak memahami cara melindungi diri dan berani berbicara ketika menghadapi situasi yang membuatnya tidak nyaman.

Mengenal Penyimpangan Seksual

Penyimpangan seksual atau parafilia adalah perilaku seksual yang melibatkan aktivitas atau objek yang tidak lazim. Salah satu bentuk yang paling banyak menjadi perhatian adalah pedofilia, yaitu ketertarikan seksual terhadap anak-anak.

Selain pedofilia, terdapat beberapa bentuk penyimpangan seksual lainnya, seperti:
  • Eksibisionisme, yaitu tindakan memperlihatkan alat kelamin kepada orang lain tanpa persetujuan.
  • Voyeurisme, yaitu memperoleh kepuasan seksual dengan mengintip orang lain.
  • Froteurisme, yaitu menggesekkan tubuh atau organ intim kepada orang lain tanpa persetujuan, umumnya terjadi di tempat ramai.


Langkah yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Karena pelaku sering kali sulit dikenali, orang tua perlu membekali anak dengan pengetahuan dasar untuk melindungi dirinya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
  • Mengenalkan bagian tubuh yang bersifat pribadi dan tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain.
  • Mengajarkan nama organ tubuh yang benar agar anak lebih mudah menjelaskan jika mengalami sesuatu.
  • Membiasakan anak untuk terbuka dan bercerita kepada orang tua tentang apa pun yang dialaminya.
Selain memberikan edukasi tentang tubuh, orang tua juga perlu mengajarkan anak untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang lain. Beberapa hal yang penting diajarkan antara lain:
  • Tidak menerima hadiah, makanan, atau minuman dari orang yang tidak dikenal.
  • Tidak ikut pergi dengan siapa pun tanpa izin orang tua.
  • Bermain di lingkungan yang aman dan tetap berada dalam pengawasan orang dewasa yang dipercaya.
Salah satu hal yang perlu dipahami orang tua adalah bahwa pelaku kekerasan seksual tidak selalu orang asing. Dalam sejumlah kasus, pelaku justru merupakan orang yang sudah dikenal korban, seperti tetangga, kerabat, teman keluarga, atau orang lain yang sering berinteraksi dengan anak.

Karena itu, pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak serta komunikasi yang terbuka menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual.

Nah, melindungi anak dari kekerasan seksual tidak cukup hanya dengan melarang mereka berbicara dengan orang asing. Orang tua juga perlu membangun komunikasi yang hangat, memberikan edukasi sesuai usia anak, serta menciptakan lingkungan yang aman agar anak merasa berani menyampaikan apa pun yang dialaminya.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X