Proses evakuasi korban terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura masih terus berlangsung. Hingga Senin pagi, 3 Agustus 2026, ratusan korban selamat dan sejumlah korban meninggal dunia telah tiba secara bertahap di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Kalianget Sumenep.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa sudah ada tiga kapal evakuasi yang bersandar. Kapal pertama, KM Meratus Pematang Siantar, bersandar di Tanjung Perak membawa 113 korban, yang terdiri dari 111 orang selamat dan dua orang meninggal dunia.
"Kemudian KM Selaras pada pukul 06.00 juga sandar dengan membawa sembilan orang dalam kondisi selamat. Nanti pukul 08.30 KRI Nala baru akan sandar di Koarmada II," jelas Nanang dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 3 Agustus 2026.
Seluruh
korban selamat yang tiba di Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, langsung mendapatkan penanganan pertama dari tim medis yang bersiaga. Sebagian korban dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, sementara lainnya diistirahatkan di fasilitas hotel yang telah disiapkan.
Evakuasi di Pelabuhan Kalianget
Sementara itu, proses evakuasi juga berlangsung di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep. KN SAR Permadi tiba pada Senin dini hari pukul 00.30 WIB dengan membawa sembilan korban selamat.
Sebanyak empat korban yang mengalami kelelahan fisik langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sumenep. Sedangkan lima korban lainnya langsung dibawa menuju Surabaya.
Fokus Pencarian 2 Korban Hilang
Pihak Basarnas bersama tim gabungan, termasuk bantuan pantauan udara dari Polda Jawa Timur, kini memfokuskan operasi untuk mencari dua penumpang yang masih dinyatakan hilang.
Menurut perhitungan sementara, dari total 236 orang di dalam manifes, sebanyak 234 korban telah berhasil dievakuasi. Tim SAR akan kembali mengerahkan KN SAR Permadi untuk menyisir lokasi di sekitar titik terbakarnya kapal.