DPR Ajak Umat Islam Jaga Toleransi Perbedaan Idulfitri

19 March 2026 23:51

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menekankan pentingnya menjaga persatuan umat meski ada perbedaan waktu dalam merayakan hari kemenangan.

Marwan menilai proses penentuan awal Syawal tahun ini sangat ilmiah dan transparan berkat paparan para pakar astronomi yang valid. Namun, ia menyadari bahwa dinamika pemahaman di tengah masyarakat bisa saja melahirkan perbedaan waktu dalam merayakan hari kemenangan.

“Andaikan ada masyarakat yang memahami dan percaya, memutuskan bahwa 1 Syawal di hari esok Jumat, bisa ditoleransi dan ini tidak menjadi perbedaan di antara kita sebagai umat Muslim, dan mari kita menjaga ukhuwah dengan baik,” ucap Marwan.
 

Baca juga:
Resmi! Hari Raya Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Ia mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menjadi pemicu perpecahan atau konflik antar sesama umat Muslim di seluruh tanah air. Seluruh elemen bangsa diajak untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah dengan baik demi terciptanya suasana Lebaran yang damai dan sejuk.

Dukungan Komisi VIII terhadap keputusan pemerintah didasari oleh semangat untuk mewujudkan kesatuan dalam beribadah secara nasional. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memayungi keberagaman pandangan melalui satu forum resmi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menutup keterangannya, Marwan Dasopang menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap momen suci ini menjadi simbol kemenangan iman sekaligus kemenangan dalam merawat toleransi di tengah keberagaman bangsa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)