Jakarta: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Penggunaan masker pelindung seperti N95 saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah penting. Namun, tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan di tengah paparan polusi udara.
Saat asap karhutla menyelimuti udara, partikel berbahaya seperti PM2.5 dapat terhirup hingga ke paru-paru. Paparan partikel ini dapat memicu stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.
Jenis Makanan yang Bisa Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Saat Menghadapi Karhutla
Berdasarkan panduan nutrisi dari
Oregon State University Extension, ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu memenuhi
kebutuhan nutrisi tubuh saat menghadapi paparan asap kebakaran hutan.
1. Makanan Kaya Antioksidan dan Asam Lemak Omega-3
Konsumsi buah-buahan kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, stroberi, kiwi, dan pepaya, dapat membantu memenuhi kebutuhan antioksidan tubuh. Sementara itu, makanan sumber vitamin E, seperti kacang almond, kuaci biji bunga matahari, dan kacang tanah, dapat menjadi pilihan untuk melengkapi asupan nutrisi.
Selain itu, asupan asam lemak omega-3 dari ikan berlemak, seperti ikan kembung, sarden, dan salmon, serta biji chia dan biji rami dapat membantu memenuhi kebutuhan lemak sehat yang berperan dalam mengatur respons peradangan tubuh.
2. Sayuran Hijau, Rempah Kurkumin, dan Hidrasi Optimal
Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi, dan kale mengandung beragam vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.
Sementara itu, kunyit yang mengandung kurkumin dapat digunakan sebagai bumbu masakan atau diolah menjadi minuman. Rempah ini memiliki potensi membantu meredakan peradangan, meski tidak dapat menggantikan upaya mengurangi paparan asap.
Di sisi lain, mencukupi kebutuhan air putih juga penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selain air putih, cairan juga bisa diperoleh dari makanan berkuah, seperti sup sayuran. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan, tetapi tidak dapat menghilangkan partikel polusi yang sudah terhirup.
Teman MTVN Lens, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh di tengah paparan kabut asap. Nah, selain mengonsumsi buah, sayuran, dan sumber protein yang bergizi, penggunaan masker yang sesuai serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk tetap menjadi langkah penting untuk melindungi diri dari dampak karhutla.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)