Paus Leo XIV resmi mengakhiri lawatan selama empat hari di Prancis. Menutup kunjungannya, Pemimpin Gereja Katolik tersebut menyuarakan pesan perdamaian dengan menyerukan agar negara-negara Eropa kembali menghidupkan akar Kristen dan memperkuat tradisi dialog.
Dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, pesan tersebut secara khusus ditekankan Paus saat menyambangi kota Metz guna memberikan penghormatan kepada Robert Schuman, salah satu tokoh yang dikenal sebagai pendiri Persatuan Eropa. Di hadapan publik, Paus Leo XIV menegaskan bahwa Eropa harus berani menghadapi berbagai hasrat dominasi yang memicu peperangan.
Ia mendorong penyelesaian konflik melalui dialog yang sabar, keberanian untuk bernegosiasi, serta kesiapan mengesampingkan sebagian kepentingan demi terwujudnya perdamaian global. Dalam agenda yang turut dihadiri oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron tersebut, Paus juga secara terbuka menegaskan kembali komitmen dukungan Eropa untuk Ukraina.
Rangkaian kunjungan apostolik ini akhirnya ditutup dengan upacara perpisahan resmi bersama Presiden Macron di Bandara Nancy. Sebelum bertolak meninggalkan Prancis, Paus dan Macron sempat melangsungkan pertemuan bilateral terakhir, dilanjutkan dengan bersalaman bersama sejumlah pejabat setempat.
Selama empat hari kunjungannya di Prancis, Paus Leo XIV tercatat mendatangi tiga wilayah utama, yakni Paris, Lourdes, dan Metz.