Menko Polkam Tegaskan Komitmen Pemerintah Indonesia Tangani Karhutla

20 October 2026 10:12

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan lebih dari 60.000 personel gabungan dan 47 pesawat. 

"Pemerintah Indonesia juga sudah mengerahkan 47 pesawat dengan 60.000 personel, ya untuk memadamkan karhutla," ujar Menko Polkam Dudung Abdurachman, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.

Dudung menyebut pemerintah juga mempersilakan tawaran bantuan dari negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang ingin membantu upaya pemadaman karhutla dengan berkoordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

"Kan usulan bantuan itu sudah kita respons juga, kemudian bagaimana teknisnya dia akan membantu dengan mengerahkan tiga pesawat, kemudian 52 personel ya dipersilakan saja. Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB, ya, akan dikomunikasikan," tegas Dudung.

Sementara itu, dalam kabar terbaru, untuk menangani upaya pemadaman karhutla, pemerintah Indonesia melalui TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat NC-212 dengan nomor registrasi A-2107 untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan, terutama Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita mengatakan mendukung pelaksanaan operasi melalui penyediaan fasilitas pangkalan dan layanan penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Ia menjelaskan, pangkalan udara memiliki peran penting dalam mendukung mobilisasi Satuan Tugas (Satgas) Militer Udara Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla. Dukungan tersebut mencakup kesiapan fasilitas dan personel untuk menunjang pelaksanaan misi.

Operasi udara dipimpin pilot Mayor Pnb Candra Ary W. Pesawat menjalankan misi dengan melintasi sejumlah wilayah yang rawan mengalami karhutla, termasuk kawasan di Kalsel dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X