Vokasi UGM Kembangkan Teknologi Pengolah Nira Kelapa Jadi Gula Semut

20 October 2026 14:43

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tengah mengembangkan inovasi teknologi Smart Coconut Sap Processing System (SCIPS) atau pengolahan nira kelapa menjadi gula semut yang lebih modern. Inovasi tersebut diklaim mampu meningkatkan mutu produk sekaligus menjaga keselamatan petani.

Teknologi ini terdiri dari tujuh unit mesin yang mencakup seluruh tahapan produksi. Mulai dari penampungan, penyaringan nira, pemasakan, kristalisasi, pengeringan, hingga pengemasan. Teknologi ini telah diuji coba di lapangan bersama dengan para petani di Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). 

Dalam uji coba lapangan tersebut, alat dapat beroperasi dengan baik dan memiliki efisiensi waktu serta memudahkan para petani untuk mengolah gula semut.

Dekan Sekolah Vokasi UGM Wiryanta menyebut proyek ini melibatkan beberapa peneliti di departemen karena pengembangan alat tersebut perlu ditinjau dari berbagai aspek.

"Ini sebuah aktivitas yang sudah multidisiplin karena alat itu dapat ditinjau dari sisi manufacturing-nya, ditinjau dari sisi sistem informasinya, ditinjau dari sisi ergonomiknya, alat itu bisa digunakan, nah itu maka melibatkan beberapa peneliti di departemen," ujar Wiryanta, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026. 

Pengembangan teknologi ini bukan hanya sekadar riset dan penelitian teoretikal, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi bagian vokasi dalam menghadirkan inovasi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini juga dapat meringankan para petani serta dapat menyejahterakan masyarakat

"Ke depannya beban kerja petani penderes menjadi ringan, supaya ke depannya menjadi ringan, saya minta kepada tim ini semoga dilanjutkan lebih jauh lagi," ujar Tarikun, petani Desa Pernasidi.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X