Duka Pembantaian di Gaza, Ibu dan Anak Umat Kristen Tewas Akibat Serangan Udara Israel

8 October 2026 00:37

Pembantaian terhadap warga sipil di Gaza, Palestina, terus terjadi akibat gempuran pasukan penjajah Zionis Israel. Salah satu serangan udara terbaru menimpa sebuah bangunan hunian di Gaza City, yang menewaskan lima orang warga, termasuk seorang ibu dan anak perempuannya dari komunitas Kristen lokal.

Suasana duka dan tangis para pelayat mengiringi prosesi ibadah pemakaman yang digelar di Gereja Santo Porphyrius pada Sabtu. Ibadah tersebut dilaksanakan untuk mendoakan dua martir, yakni Maisa Kader Ibrahim Abu Daud serta putri perempuannya, Mary Hafz Mikel Alnajar.

Maisa dan Mary termasuk dalam lima korban tewas akibat pembantaian oleh pasukan udara Zionis Israel pada Sabtu, 3 Oktober lalu. Serangan tersebut membombardir bangunan hunian Al-Asalah yang terletak di wilayah Al-Rimal, Gaza City. Dari lima korban tewas, empat di antaranya merupakan perempuan, sementara enam warga lainnya mengalami luka-luka.
 



Diserang Saat Tertidur Lelap Gempuran jet tempur tersebut mengakibatkan bangunan tempat tinggal Al-Asalah mengalami kehancuran berat. Barang-barang pribadi milik para penghuni, termasuk mainan anak-anak, berserakan di antara puing-puing reruntuhan gedung.

Seorang warga setempat, Zara Al-Soferi, mengungkapkan bahwa bom menghantam tempat tinggal mereka saat warga tidak sempat menyelamatkan diri.

Menurut laporan kantor berita resmi Palestina, Wafa, pesawat tempur penjajah Zionis melepaskan bom yang menyasar lantai dasar gedung Al-Asalah dekat Bundaran Haidar Abdel Shafi, sebelah barat Kota Gaza. Serangan di kawasan permukiman padat tersebut menyebabkan lima orang terbunuh dan beberapa jenazah korban tewas dalam kondisi hangus terbakar.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X