Sebanyak 20.748 pelajar dan 1.058 tenaga pendidikan serta administrasi tewas di Gaza dan Tepi Barat selama tiga tahun konflik. (Anadolu Agency)
Lebih dari 20.700 Pelajar Palestina Tewas dalam Tiga Tahun, Mayoritas dari Gaza
Willy Haryono • 7 October 2026 20:03
Gaza: Sebanyak 20.748 pelajar Palestina dan 1.058 tenaga pendidikan serta administrasi tewas di Jalur Gaza dan Tepi Barat selama tiga tahun berlangsungnya konflik, menurut laporan Kementerian Pendidikan Palestina, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dalam laporan statistik mengenai pelanggaran Israel terhadap sektor pendidikan, kementerian mengatakan angka tersebut mencakup pelajar dan staf di sekolah serta universitas.
Melansir dari Anadolu Agency, laporan itu juga mencatat ribuan orang terluka dan ditahan serta puluhan institusi pendidikan mengalami kehancuran atau menjadi sasaran serangan.
Gaza
Di Jalur Gaza, sebanyak 19.189 pelajar sekolah dan 1.386 mahasiswa tewas, menurut kementerian. Sebanyak 28.586 pelajar sekolah dan 3.082 mahasiswa lainnya terluka.Kementerian juga mencatat 805 tenaga pendidikan dan administrasi sekolah serta 246 tenaga universitas tewas.
Sementara itu, 3.298 tenaga sekolah dan 1.493 tenaga universitas lainnya terluka.
Tepi Barat
Di Tepi Barat, sebanyak 134 pelajar sekolah dan 39 mahasiswa tewas. Sebanyak 871 pelajar sekolah dan 283 mahasiswa lainnya terluka, menurut laporan tersebut. Pasukan Israel juga menahan 416 pelajar sekolah dan 481 mahasiswa.Sebanyak tujuh tenaga pendidikan dan administrasi sekolah tewas dan 26 lainnya terluka. Pasukan Israel juga menahan lebih dari 176 guru dan pekerja sekolah serta 21 tenaga universitas.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 74.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 175.000 lainnya terluka di Gaza akibat serangan Israel, menurut laporan tersebut. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga rusak atau hancur.
Dalam periode yang sama, pasukan dan warga Israel meningkatkan serangan di Tepi Barat yang diduduki. Sebanyak 1.210 warga Palestina tewas, sekitar 13.350 lainnya terluka, dan lebih dari 24.600 orang ditahan.
Baca juga: Israel Hancurkan Monumen Warga Palestina dan Tahan Sejumlah Orang di Tepi Barat