Pasukan Israel menghancurkan beberapa monumen warga Palestina dan menahan sejumlah orang di Tepi Barat. (Anadolu Agency)
Israel Hancurkan Monumen Warga Palestina dan Tahan Sejumlah Orang di Tepi Barat
Willy Haryono • 7 October 2026 18:14
Nablus: Pasukan Israel menyerbu Kota Nablus di Tepi Barat pada Rabu dini hari, 7 Oktober 2026, dan menghancurkan sejumlah monumen yang dibangun khusus untuk mengenang kematian para martir warga Palestina.
Sumber lokal mengatakan kepada Anadolu bahwa tentara Israel memberlakukan jam malam di sejumlah wilayah Nablus selama operasi tersebut, menahan beberapa warga Palestina, serta mengubah sebuah sekolah menjadi pusat pemeriksaan lapangan.
Menurut sumber tersebut, pasukan Israel memasuki kota dari sejumlah arah dengan kendaraan militer dan buldoser sebelum dikerahkan ke beberapa lingkungan.
Sebuah buldoser militer Israel menghancurkan monumen untuk warga Palestina yang tewas di kawasan Al-Dawar dan Ras al-Ain, menurut sumber setempat. Sejumlah warga Palestina juga ditahan, termasuk jurnalis Amir Istitiyeh.
Pasukan Israel turut mengubah Sekolah Karman di Jalan Kashika menjadi pusat pemeriksaan lapangan. Di lokasi tersebut, sejumlah warga Palestina ditahan dan diperiksa. Beberapa tahanan juga dipukuli, menurut sumber lokal.
Di hari yang sama, warga Israel juga menyerang rumah-rumah warga Palestina di Desa Deir Nizam, barat laut Ramallah, menurut sumber setempat.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan properti, sebuah kendaraan dibakar, dan slogan-slogan bernada rasis dalam bahasa Ibrani disemprotkan pada dinding sejumlah rumah, menurut sumber lokal kepada Anadolu.
Serangkaian serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terhadap warga Palestina dan properti mereka di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur.
Menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina, lebih dari 14.742 serangan telah dilakukan di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak Oktober 2023. Sebanyak 66 warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan tersebut.
Baca juga: Israel Blokir Akses Pejabat Pemilu Palestina, Pemungutan Suara Terancam Ditunda