Pembacokan Mahasiswi UIN Riau, Begini Perjalanan Kasusnya-Kabar Daerah

2 March 2026 18:03

Pekanbaru: Kepolisian Sektor Binawidya resmi menetapkan mahasiswa berinisial RM sebagai tersangka dalam kasus pembacokan terhadap seorang mahasiswi di lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN) Suska  Riau.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat terkait aksi penganiayaan berat yang dilakukan RM di siang hari pada Kamis, 26 Februari 2026.
 

 

Kronologi Kejadian

Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 Waktu Indonesia Barat  (WIB) di lantai dua Gedung Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Pekanbaru. Korban yang diketahui bernama Faradilla Ayu diserang menggunakan senjata tajam secara mendadak tepat saat dirinya tengah bersiap menjalani sidang seminar proposal. 

Serangan membabi buta tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan tangan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Motif dan Penyelidikan Polisi

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan kasus penganiayaan berat ini dilatarbelakangi motif hubungan pribadi. Polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat berkas penyidikan.

"Saat ini tersangka telah diamankan di Kepolisian Sektor Binawidya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan alat bukti secara profesional," kata Zahwani di Pekanbaru, Kamis, 26 Februari 2026.

Langkah cepat diambil oleh pihak keamanan kampus yang langsung meringkus RM di lokasi kejadian tak lama setelah serangan terjadi. Tersangka kemudian diserahkan kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Binawidya guna menghindari amuk massa di area kampus. 

Polisi memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur mengingat tindakan pelaku telah mengganggu ketertiban dan keamanan di lingkungan institusi pendidikan.
 

Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami keterangan RM untuk menggali lebih dalam detail kronologi dan alasan di balik tindakan nekat tersebut. Kasus ini sekaligus menjadi alarm keras bagi pihak universitas dalam mengevaluasi sistem pengawasan serta keamanan bagi seluruh sivitas akademika di area kampus.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Muhammad Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)