Pemprov DKI-Cianjur Kerja Sama Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi Daerah

Aris Setya • 12 February 2026 14:50

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, menghadiri panen bersama di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antardaerah guna mendukung ekosistem ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Kerja sama ini lahir dari kesadaran sederhana bahwa ketahanan pangan tidak dibangun dengan wacana, melainkan dengan keberanian untuk bekerja sama. Kita ingin pasokan terjaga dan harga tetap wajar, petani tersenyum, serta warga Jakarta merasa tenang menyambut Ramadan, Imlek, dan hari-hari besar lainnya dengan stok pangan yang cukup,” ujar Rano.

Ia menjelaskan, kerja sama mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 dan telah diawali dengan penyusunan Kesepakatan Bersama. Selanjutnya, implementasi ditindaklanjuti secara teknis dan operasional oleh perangkat daerah terkait.

“Tindak lanjut kerja sama ini dilaksanakan melalui skema business to business (B2B), yakni antara BUMD Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini PT Food Station Tjipinang Jaya, dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur. Skema ini juga diperkuat melalui kerja sama government to government antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Cianjur,” ungkapnya. Dalam jangka pendek, kerja sama difokuskan pada komoditas padi dan beras, serta pemanfaatan laboratorium pertanian untuk pengujian mutu pangan dan perbenihan. Langkah ini diharapkan dapat menjamin kualitas komoditas yang dipasok ke Jakarta sebelum dipasarkan.

Wagub Rano juga menyoroti potensi lahan pertanian Cianjur yang luas dan subur sebagai kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan Ibu Kota. Menurutnya, kolaborasi ini harus menjadi hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Ke depan, ruang lingkup kerja sama terbuka untuk komoditas lainnya seiring besarnya kebutuhan pangan Jakarta setiap hari.

Wagub Rano juga menjelaskan, kebutuhan pangan di Jakarta meliputi beras sebanyak 2.700–3.000 ton per hari, cabai sekitar 120 ton per hari, daging sapi mencapai 65 ton per hari, serta daging ayam sekitar 750–800 ton per hari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)