Sampah Jakarta Jadi Sorotan, Pramono Bakal Tertibkan Sektor Horeka

Nattasya Amani Vrazeti • 3 September 2026 17:13

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti persoalan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Ibu Kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal memperluas sasaran penertiban TPS liar hingga ke sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).

"Sebenarnya yang paling utama untuk berkaitan dengan sampah ini horeka, hotel, restoran, kafe. Mereka inilah yang kemudian menggunakan jasa swasta siapa pun itu, yang kemudian jasa ini kebanyakan tidak bertanggung jawab sepenuhnya,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Pramono menegaskan pihaknya akan menertibkan pelaku usaha horeka. Pemprov DKI bakal menertibkan sektor horeka yang kedapatan memakai jasa pengangkut sampah swasta tidak bertanggung jawab.

“Maka yang kami lakukan penertiban bukan hanya kepada orang yang menimbun, menaruh di sembarang tempat, tetapi juga Horeka-nya kita akan melakukan penertiban. Karena bagaimana pun untuk mengatasi persoalan sampah harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Pramono.

Baca Juga :

Pramono Sebut Volume Sampah di TPST Bantargebang Turun 500 Ton

Di samping itu, Pramono mengeklaim volume sampah dari Jakarta yang dikirim ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang berkurang hingga 500 ton per hari. Penurunan tersebut merupakan dampak positif dari implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pilah Sampah yang mulai dimasifkan Pemprov DKI.

“Dengan Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pilah Sampah, sekarang ini ada penurunan angka cukup signifikan di Bantargebang. Turun kurang lebih 500 ton per hari,” ujar Pramono. 

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X