Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku optimistis rencana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) membangun kembali Palestina setelah dibombardir Israel, secara khusus Gaza. Dewan Perdamaian siap mengawalnya.
Trump juga memastikan dewan yang digagasnya ini tidak akan menyaingi Dewan Keselamatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Baik Dewan Perdamaian dan PBB akan bersama-sama gotong royong membangun kembali Gaza.
"Saya ingin melihat bangunan-bangunan diperbaiki secara fisik, tidak terlihat rusak seperti itu. Kita tidak menyukai hal tersebut. Jadi, kita akan bekerja sama dengan PBB," ujar Trump, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Jumat, 20 Februari 2026.
"Kita akan menempatkan orang-orang yang sangat hebat, dan Anda pun sudah memiliki orang-orang yang sangat hebat di sana saat ini, tetapi kita akan menambahkan beberapa orang lagi ke dalamnya," kata Trump.
Sementara itu, Presiden RI
Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap memberikan bantuan kepada Dewan Perdamaian. Prabowo menyatakan Indonesia akan mengirimkan ribuan tentara untuk menjaga perdamaian di Semenanjung Gaza.
"Pencapaian gencatan senjata ini adalah nyata. Kami siap mengerahkan pasukan untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan stabilisasi internasional demi mewujudkan perdamaian ini," tutur Prabowo.
"Kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini, dan itulah alasan mengapa kami bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace). Kami berkomitmen terhadap keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak rintangan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimis," kata Prabowo.