Pastikan Pasokan Listrik Tersedia, Mendagri Pantau PLTA di Tapanuli Tengah

25 January 2026 16:29

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian meninjau pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Sipansihaporas di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. 

Peninjauan dilakukan di PLTA Sipansihaporas, Kecamatan Sarudik. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik pascabencana di wilayah Sumatra Utara tetap terpenuhi. 

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara menyebabkan debit air meningkat tajam disertai kayu gelondongan dan lumpur. Kondisi ini berpotensi mengganggu operasional infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk PLTA Sipansihaporas yang menjadi salah satu penopang pasokan listrik di Sumatra. 
 

Baca juga: Pemkot Sibolga Nyatakan Pemulihan Banjir dan Longsor Capai 90%


Tito menyebut, PLTA Sipansihaporas memiliki peran penting sebagai back up pasokan listrik, terutama untuk wilayah Sumatra Utara. Meski diterpa bencana, struktur PLTA dinilai masih kuat dan mampu bertahan sehingga tidak menimbulkan dampak lebih besar ke wilayah di bagian hilir, termasuk Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. 

“PLTA ini fungsinya sebagai back up untuk menambah tenaga PLN. Jaringan listrik untuk wilayah Sumatra, utamanya tentu Sumatra Utara,” kata Mendagri, Tito Karnavian, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 25 Januari 2026.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak PLN, debit air di PLTA Sipansihaporas dinilai masih memadai untuk menghasilkan daya listrik sesuai kapasitas. Meski demikian, masih terdapat sisa gelondongan kayu dan sedimentasi yang perlu dibersihkan, agar fungsi PLTA dapat berjalan optimal dan struktur tetap terjaga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)