Volume Kendaraan Tembus 24 Ribu, Lalu Lintas Kalikangkung Ramai Lancar

18 March 2026 16:09

Semarang: Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, terpantau ramai lancar pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya volume kendaraan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Berdasarkan data Pos Pengamanan Kalikangkung, jumlah kendaraan yang melintas keluar menuju arah Semarang/Solo pada pukul 06.00 hingga 14.00 WIB mencapai 24.655 unit. Pergerakan kendaraan terpantau fluktuatif setiap jamnya, dengan puncak tertinggi terjadi pada pukul 13.00–14.00 WIB sebanyak 3.322 kendaraan.

Secara rinci, volume kendaraan tercatat sebanyak 2.872 unit pada pukul 06.00–07.00 WIB, meningkat menjadi 3.205 unit pada pukul 07.00–08.00 WIB. Pada pukul 08.00–09.00 WIB tercatat 3.080 kendaraan, kemudian 2.821 kendaraan pada pukul 09.00–10.00 WIB. 
 



Selanjutnya, jumlah kendaraan kembali meningkat menjadi 3.242 unit pada pukul 10.00–11.00 WIB dan 3.107 unit pada pukul 11.00–12.00 WIB. Pada pukul 12.00–13.00 WIB tercatat 2.871 kendaraan sebelum kembali naik menjadi 3.322 kendaraan pada pukul 13.00–14.00 WIB.

Kapospam Kalikangkung AKP Dimas menyampaikan bahwa peningkatan arus lalu lintas ini masih dalam kondisi terkendali dengan pengaturan yang dilakukan oleh petugas di lapangan.

Sementara itu, berdasarkan laporan langsung petugas di lapangan, situasi lalu lintas di GT Kalikangkung pada pukul 10.00 WIB terpantau ramai namun tetap lancar.

Brigadir Dhita, Satlantas Polrestabes Semarang dalam laporannya menyampaikan bahwa arus kendaraan dari arah Jakarta yang memasuki Kota Semarang terlihat mengalami antrean di gerbang tol, namun masih dalam kondisi terkendali.

“Situasi arus lalu lintas dari gerbang tol Kalikangkung arah Jakarta memasuki Kota Semarang terpantau ramai lancar, meskipun terjadi antrean kendaraan di gerbang tol,” ujar Brigadir Dhita.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah kendaraan yang memasuki Kota Semarang sejak pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB telah mencapai 11.978 unit, dengan dominasi kendaraan pribadi.

Dalam upaya mengurai kepadatan, sistem one way telah diberlakukan sejak dini hari.

“Kami informasikan bahwa saat ini telah diberlakukan sistem one way mulai sejak tadi malam pada pukul 00.30 WIB,” tambah Brigadir Dhita.
 

Petugas turut mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, bahan bakar tercukupi, serta saldo uang elektronik tersedia sebelum memasuki jalan tol.

Selain itu, pengendara juga diminta menjaga jarak aman serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.

Operasi Ketupat Candi 2026 sendiri merupakan bagian dari pengamanan arus mudik dan balik Lebaran guna memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)