18 March 2026 12:27
Pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way atau satu arah di jalur tol utama Pulau Jawa guna menghadapi puncak arus mudik Idulfitri 2026. Langkah ini diambil sebagai solusi utama untuk memecah kepadatan volume kendaraan yang diprediksi akan melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah memperkirakan sekitar 143,9 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik pada hari raya Idulfitri 2026. Dari jumlah tersebut, lebih dari 50 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi. Mayoritas pemudik akan melintasi sejumlah jalan tol utama di Pulau Jawa.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah merancang pemberlakuan sistem one way nasional yang membentang dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Sebagai langkah awal, pihak kepolisian akan memulai dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama.
"Kami sudah kolaborasi dengan stakeholder, Pak Menteri, dan Dirut Jasa Marga. Kami akan lakukan sosialisasi berkaitan dengan one way sepenggal tahap pertama antara KM 70 sampai ke KM 263 di wilayah Jawa Tengah," ungkap Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Baca juga:
Update Mudik: Rekayasa Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Dilanjutkan |