Rusia-Ukraina Saling Tuding Langgar Gencatan Senjata

12 May 2026 21:41

Harapan akan adanya angin segar dalam konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina kembali sirna. Kesepakatan gencatan senjata selama tiga hari dilaporkan berakhir buntu dengan munculnya tuduhan pelanggaran dari kedua belah pihak.

Dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Selasa 12 Mei 2026, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa pasukannya telah sepenuhnya mematuhi aturan penghentian tembakan sejak awal Mei. Namun, pihak Moskow mencatat adanya lebih dari 23 ribu pelanggaran yang dilakukan oleh militer Ukraina di seluruh zona operasi.

Selain di garis depan pertempuran, Rusia melaporkan wilayah Belgorod menjadi sasaran serangan 18 drone Ukraina yang menghantam fasilitas sipil dan melukai dua warga. Sebagai respons, militer Rusia menyatakan hanya melakukan serangan balasan untuk menetralisir pos komando musuh dan melaporkan telah menjatuhkan setidaknya 85 drone milik Ukraina.


Di sisi lain, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyajikan laporan yang kontras. Mereka melaporkan setidaknya terjadi 180 pertempuran sengit di sepanjang garis depan selama periode yang seharusnya menjadi masa gencatan senjata tersebut.

Ukraina mengklaim berhasil memukul mundur berbagai serangan Rusia dan mencatat keberhasilan menembak jatuh 1.500 drone milik Rusia. Kegagalan gencatan senjata ini juga berdampak pada rencana pertukaran 1.000 tawanan perang yang sebelumnya telah disepakati pada Jumat pekan lalu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)