Tiongkok Soroti Ketegangan di Selat Hormuz, Desak Semua Pihak Tahan Diri

22 April 2026 12:06

Tiongkok menyoroti meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang dinilai berada dalam kondisi rapuh dan kompleks. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, menyampaikan kekhawatiran atas tindakan Amerika Serikat yang disebut mencegat kapal kargo berbendera Iran.

Menurut Guo, situasi di jalur vital energi dunia tersebut sangat sensitif dan berpotensi memicu eskalasi konflik jika tidak ditangani secara hati-hati. Ia menegaskan pentingnya semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan langkah yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan AS yang mencegat kapal-kapal terkait secara paksa. Kami berharap pihak-pihak terkait dapat menunjukkan sikap yang bertanggung jawab dengan mematuhi kesepakatan gencatan senjata, menghindari provokasi yang memperkeruh konflik, serta mencegah ketegangan situasi semakin memanas,” ujar Guo, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, 22 April 2026.



Tiongkok juga menekankan bahwa stabilitas di Selat Hormuz sangat krusial bagi dunia internasional. Jalur ini merupakan salah satu titik distribusi utama energi global, sehingga gangguan terhadap pelayaran dapat berdampak luas terhadap pasokan energi dunia.

Oleh karena itu, Beijing mendorong semua pihak untuk menjaga stabilitas kawasan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pemulihan lalu lintas pelayaran secara normal di Selat Hormuz.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)