Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Jelang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

10 March 2026 21:36

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat kesiapan layanan jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah melalui penyelenggaraan Apel Terpadu Siaga Operasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode libur lebaran tersebut.

Apel kesiapsiagaan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan utama, termasuk Kakorlantas Polri, Dirjen Perhubungan Darat, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), serta Jasa Raharja. Sinergi antarlembaga ini bertujuan memastikan semua aspek pelayanan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga layanan darurat, dapat berjalan optimal.

Dalam operasional mudik tahun ini, Jasa Marga menyiapkan lebih dari 8.000  personel dan lebih dari 516 kendaraan operasional yang akan bertugas di sepanjang ruas jalan tol. Selain itu, Jasa Marga juga memastikan bahwa 62 rest area (tempat istirahat) di sepanjang jalur tol siap melayani para pemudik dengan fasilitas yang memadai.

"Kami tidak hanya hadir mengatur lalu lintas, tapi kami semua hadir untuk memastikan pemudik sampai ke tujuan dan kembali dengan selamat," jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
 

Baca juga: Catat! Jasa Marga Prediksi Puncak Mudik Lebaran 18 Maret, Arus Balik 24 Maret

Salah satu poin penting dalam peningkatan layanan tahun ini adalah perubahan nomor layanan informasi. Jasa Marga memperkenalkan perubahan call center dari 14080 menjadi nomor 133 guna memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi atau bantuan saat di perjalanan.

Terkait kesiapan infrastruktur, Jasa Marga memastikan sejumlah jalur telah siap digunakan, termasuk empat ruas jalan tol fungsional. Untuk pekerjaan perbaikan jalan, dari 19 ruas yang dikerjakan, saat ini hanya menyisakan tiga lokasi yang masuk dalam tahap finalisasi. 

"Dan hari ini finalisasi ada di tiga ruas yakni Jakarta-Cikampek, Cipularang dan Jakarta-Tangerang," beber Dirut Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto.

Pengerjaan di ketiga titik ini memerlukan waktu ekstra karena merupakan jalur tersibuk, sehingga pihak pengelola harus menyesuaikan jadwal perbaikan agar tidak mengganggu arus lalu lintas masyarakat yang melintas. Dengan seluruh persiapan ini, Jasa Marga optimis dapat mengawal kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 H secara maksimal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)