Bahlil Lahadalia Pilih Bungkam Saat Ditanya Kasus Fahd dan Nusron

17 September 2026 23:05

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memilih diam saat ditanya soal kadernya, Fahd El Fouz A. Rafiq, yang kembali ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui, Fahd telah tiga kali diciduk oleh lembaga antirasuah tersebut.

Seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada Rabu, 16 September 2026, Bahlil langsung dicecar pertanyaan oleh awak media soal kasus Fahd. Namun, Bahlil memilih tidak menjawab dan mengaku sedang terburu-buru.

"Saya lagi ada rapat lagi ya," ucap Bahlil Lahadalia saat berusaha melewati kerumunan wartawan, dikutip dari Primetime News, Metro TV, Kamis 17 September 2026.
 


Selain soal Fahd, Bahlil juga tidak merespons ketika ditanya mengenai keberadaan kader Golkar Nusron Wahid yang juga Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional. Ia hanya memberikan gestur jari sembari tersenyum.

"Mohon maaf ya, saya lagi rapat lagi ya," pungkas Bahlil. 

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq bersama mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto ikut terjaring OTT KPK di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Fahd diamankan karena keterangannya dibutuhkan untuk memberikan penjelasan awal dalam proses penyelidikan.

Selain Fadh dan Arif, KPK menjaring belasan orang diduga terlibat dalam praktik rasuah ini. Di antaranya Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X