Karhutla Dekat IKN Berangsur Padam

15 September 2026 17:04

Penajam Paser Utara: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik Kalimantan Timur, termasuk kawasan dekat Ibu Kota Nusantara (IKN), berangsur padam. Satuan tugas gabungan masih melakukan pemantauan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan luas lahan yang terbakar di Kalimantan Timur hingga saat ini mencapai lebih dari 4.000 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 300 hektare lahan masih dalam proses pemadaman.

"Memang sudah ada sekitar 4.000 lebih, 4.000 hektare yang terbakar di Kaltim sampai hari ini. Kemarin masih ada 700 hektare lebih, bisa dipadamkan oleh satgas darat dan udara 400, hari ini sedang memadamkan 300-an hektare," kata Suharyanto dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa 15 September 2026. 

Suharyanto mengatakan kondisi karhutla di Kalimantan Timur relatif lebih baik dibandingkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Ketiga provinsi tersebut menjadi wilayah prioritas karena setiap tahun mengalami kebakaran dengan luasan lebih besar.

"Untuk Pulau Kalimantan ya, Kalimantan Barat, Tengah, Selatan itu lebih besar daripada Kalimantan Timur yang terbakar," ujarnya.


Lebih lanjut, Suharyanto mengatakan kawasan dekat IKN menjadi perhatian khusus dalam penanganan karhutla. Upaya pemadaman diprioritaskan karena terdapat objek vital negara di kawasan tersebut dan penanganannya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Satgas gabungan mengoperasikan dua unit helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman. Operasi modifikasi cuaca juga diperkirakan dilakukan dengan memanfaatkan potensi awan hujan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto sebelumnya meninjau langsung lokasi karhutla di Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Satgas gabungan hingga kini masih melakukan pemantauan di lokasi yang telah dipadamkan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X