Mengenal Jeffrey Epstein, Sosok di Balik Epstein Files yang Menggemparkan Dunia

11 February 2026 11:35

Jakarta: Jeffrey Epstein adalah sosok di balik Epstein Files, kasus yang mengguncang dunia internasional. Publik semakin ramai membicarakannya setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis tiga juta halaman dokumen terkait kasusnya pada 30 Januari 2026.

File ini menyeret banyak tokoh penting dari berbagai negara, menimbulkan pertanyaan. Siapa sebenarnya Epstein hingga bisa menggemparkan dunia?

Latar Belakang Jeffrey Epstein

Jeffrey Epstein lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara pasangan Paula dan Seymour Epstein, yang berasal dari lingkungan kelas pekerja di Coney Island. Ayahnya bekerja sebagai buruh konstruksi, kemudian menjadi petugas perawatan taman di Departemen Taman Kota New York, sementara ibunya berprofesi sebagai asisten sekolah dan kemudian sekretaris di sebuah perusahaan asuransi.
 

Epstein menempuh pendidikan di Sekolah Negeri 188, Sekolah Menengah Pertama Mark Twain, dan Sekolah Menengah Atas Lafayette di Bensonhurst. Ia kemudian kuliah di bidang fisika dan matematika di Cooper Union selama dua tahun, sebelum pindah ke Courant Institute of Mathematical Sciences, Universitas New York, meski tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya.

Perjalanan Karier

Antara 1973–1975, Epstein bekerja sebagai guru fisika dan matematika di Dalton School, sekolah elite di Manhattan. Pada 1976, ia melanjutkan karier di Bear Stearns, bank investasi global di Wall Street, yang membawa namanya semakin dikenal dan mempercepat peningkatan kariernya.

Seiring bertambahnya kekayaan dan pengaruh, Epstein mulai menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh terkemuka dunia, termasuk mantan Presiden AS Bill Clinton, taipan properti Donald Trump, serta selebritas, ilmuwan, dan sosialita internasional.

Pada tahun 2000, Epstein mendirikan Jeffrey Epstein VI Foundation, yang diklaim fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan mutakhir dan pendidikan sains. Melalui yayasan ini, ia menyalurkan jutaan dolar hibah, termasuk kepada Universitas Harvard untuk program evolusi biologi molekuler, serta berbagai ilmuwan dan institusi pendidikan lainnya.

Kekayaan dan Properti

Epstein diketahui memiliki sedikitnya enam properti mewah di berbagai belahan dunia, termasuk:
  • Kediaman pribadi terbesar di New York City
  • Pulau pribadi di Kepulauan Virgin, AS
  • Peternakan luas di New Mexico
  • Rumah di Paris dan Florida
  • Hubungan dengan Ghislaine Maxwell
Epstein menjalin hubungan dekat dengan Ghislaine Maxwell, sosialita asal Inggris. Hubungan ini bermula pada 1990-an dan Maxwell tetap menjadi lingkaran terdekat Epstein hingga tahun-tahun berikutnya. Maxwell diduga membantu Epstein merekrut dan menyediakan gadis-gadis di bawah umur untuk kepentingan Epstein dan relasinya.
 

Setelah penangkapan Epstein pada 2019, Maxwell juga menjadi sasaran penyelidikan. Ia ditangkap di New Hampshire pada Juli 2020 dan pada 2021 dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk perdagangan seks anak di bawah umur.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Adrian Bachtiar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)