5 May 2026 20:03
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan situasi kemanusiaan di Lebanon masih berada dalam kondisi tidak stabil meskipun perpanjangan gencatan senjata telah diumumkan. Serangan yang terus berlangsung di sejumlah wilayah selatan memicu gelombang pengungsian baru.
Data dari PBB mencatat lebih dari 124.000 orang telah mengungsi dan kini menempati sekitar 625 lokasi penampungan di berbagai wilayah.
Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan masih sangat fluktuatif, dengan warga terus berpindah tempat akibat ancaman serangan. “Situasi kemanusiaan tetap tidak stabil meskipun perpanjangan gencatan senjata telah diumumkan,” ujar Dujarric dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 5 Mei 2026.
Ia menambahkan, laporan dari otoritas setempat menunjukkan adanya korban jiwa akibat serangan yang terjadi baru-baru ini di wilayah selatan Lebanon.
“Kementerian Kesehatan melaporkan 13 orang tewas, termasuk satu anak dan empat perempuan, serta 32 lainnya terluka akibat serangan di beberapa lokasi,” jelasnya.