.,

Polresta Bengkulu Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Siswi SMA

7 February 2026 19:10

Polresta Bengkulu mulai mengusut dugaan bullying dan penganiayaan seorang siswi SMA di Kota Bengkulu. Polda Bengkulu juga mengerahkan tim psikolog untuk mendampingi korban dan memberikan trauma healing karena korban mengalami trauma mental.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga terjadinya penganiayaan dan pengeroyokan yang membuat korban pingsan dan mengalami sejumlah luka. Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh dua siswi berinisial R dan N.

Keduanya berstatus sebagai terlapor. Polisi menyebut kedua terduga pelaku melakukan tindakan fisik, seperti menjambak rambut, menggigit, hingga menginjak tubuh korban yang sudah lemah.

 


Sejumlah barang bukti telah diamankan. Termasuk pakaian sekolah yang dikenakan korban dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Penyidik juga telah memeriksa pelapor, korban, sejumlah saksi, dan pihak sekolah.

“Pada dasarnya laporan ini sudah ditindaklanjuti. Namun, kita juga harus memperhatikan peraturan karena pelaku ini seorang anak, masih berstatus siswa SMA 1 Bengkulu," kata Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, Kompol Sujud Alif Yulam Lam, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 7 Februari 2026.

Status perkara kini naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Dugaan penganiayaan ini diduga bermula dari perselisihan antarsiswi di media sosial yang kemudian berlanjut menjadi keributan fisik di sekolah. 

“Kita berpedoman pada undang-undang perlindungan anak dan pada tahapan penyidikan wajib kita laksanakan diversi, yaitu membuka ruang perdamaian antara korban dan pelaku,” ujarnya.
 

(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)