20 October 2026 13:15
Pemerintah Indonesia dan Prancis terus memperkuat kerja sama bilateral di bidang kebudayaan melalui pengembangan kawasan warisan dunia. Hal ini diwujudkan lewat langkah InJourney Destination Management bersama Centre des Monuments Nationaux (CMN) Prancis yang resmi memulai tahapan asesmen awal pengembangan museum di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah.
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut nyata dari Deklarasi Borobudur yang sebelumnya diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Mei 2025 lalu. Kolaborasi lintas negara ini akan berfokus pada penyusunan konsep museum, peningkatan kualitas interpretasi warisan budaya, serta pertukaran keahlian guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan Candi Borobudur.
Ketua CMN, Marie Lavandier, telah melakukan kunjungan langsung ke Indonesia untuk meninjau kondisi eksisting Borobudur. Peninjauan ini turut didampingi oleh perwakilan Kedutaan Besar Prancis, Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan, serta EVP Marketing and Tourism InJourney Yoesman Sugianto.
Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, menjelaskan bahwa rekam jejak CMN menjadi landasan kuat dalam kolaborasi ini. "CMN memiliki keahlian dalam merawat monumen dan situs budaya di Prancis. Oleh karena itu, mereka bekerja sama dengan kami untuk membangun konsep museum di Borobudur," jelas Febrina dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa 20 Oktober 2026.