.,
25 February 2026 17:28
Kebutuhan masyarakat akan uang layak edar (ULE) meningkat jelang Idulfitri 2026. Untuk mengatasi lonjakan tersebut, Bank Indonesia (BI) pun membuat program Semarak Rupiah Ramadan & Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, dengan menyiapkan dana sebesar Rp185,6 triliun.
Jumlah anggaran tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai Rp180,9 triliun. Tahun ini, BI membuka 8.755 titik penukaran uang baru yang tersebar di kantor-kantor perbankan dan lokasi strategis kas keliling di seluruh Indonesia.
Setiap warga hanya bisa menukarkan uang maksimal Rp5,3 juta per orang dengan sistem paket pecahan, yang merupakan peningkatan dari batas tahun sebelumnya, yakni Rp4,3 juta. Semua proses penukaran wajib dipesan lebih dulu melalui website BI, yaitu pintar.bi.go.id. Masyarakat yang datang ke lokasi penukaran diwajibkan membawa KTP serta bukti pemesanan.
Untuk wilayah Jawa, jadwal pemesanan dibuka pada 24–26 Februari 2026 dan kembali pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026. Sementara daerah di luar Jawa dapat mengakses layanan mulai 27 Februari 2026 hingga 15 Maret 2026.
Kepala BI Provinsi Jambi, Tedy Arif Budiman, mengatakan bahwa peningkatan alokasi tahun ini dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat menjelang Lebaran. “Tahun lalu Rp4,3 juta dan tahun ini kita naikkan menjadi Rp5,3 juta per paket per individu. Prinsipnya kami akan memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, dalam program Newsline Metro TV, Rabu, 25 Februari 2026.
Warga yang telah melakukan penukaran pun mengaku terbantu. "Alhamdulillah terbantu banget, apalagi lokasinya di pusat kota. Pecahannya lengkap, jadi gampang buat bagi-bagi ke saudara,” kata Wina, salah satu warga yang sudah menukar uang.