3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Zionis di Lebanon Selatan-Beranda Nasional

Misbahol Munir • 8 April 2026 08:10

Jakarta: Kabar duka menyelimuti Tanah Air setelah tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dilaporkan gugur di Lebanon Selatan. 

Tragedi ini memicu kecaman keras dari Pemerintah Indonesia yang menuntut pertanggung jawaban penuh atas serangan yang diduga kuat dilakukan oleh militer Zionis Israel terhadap zona netral.

Para patriot bangsa tersebut merupakan bagian dari kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) atau Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon yang menjadi korban dalam rentang waktu akhir Maret hingga awal April 2026.

Salah satu insiden paling besar terjadi pada 30 Maret 2026 di dekat Bani Hayyan, ketika kendaraan operasional yang membawa Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan dihantam ledakan dahsyat hingga keduanya gugur di lokasi kejadian.

Selain insiden di Bani Hayyan, serangan proyektil di wilayah Adhit Alquyar dan El-Addaisseh juga merenggut nyawa satu prajurit lainnya serta mengakibatkan delapan personel TNI mengalami luka-luka. 

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian seharusnya dilindungi secara penuh dalam zona netral sesuai dengan hukum internasional dan Resolusi 1701 PBB.


Kejahatan perang


Merespons eskalasi ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyatakan bahwa serangan terhadap personel UNIFIL berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Indonesia kini mendesak PBB untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna menjamin akuntabilitas serta keselamatan seluruh kontingen internasional yang bertugas di zona konflik.

Gugurnya patriot bangsa ini menjadi momentum bagi dunia internasional untuk menuntut perlindungan nyata bagi para penjaga perdamaian. 

Indonesia tetap pada posisi tegas menentang segala bentuk agresi militer yang menyasar personel kemanusiaan dan terus memperkuat langkah diplomasi agar PBB memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pasukan TNI yang masih bertugas di Lebanon.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 
(Muhammad Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)