Negosiasi AS-Iran Gagal, Sejumlah Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz

13 April 2026 16:02

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis rekaman kapal-kapal tanker yang terhenti di Selat Hormuz. Momen ini terjadi hanya beberapa jam setelah perundingan antara Teheran dan Washington berakhir tanpa kesepakatan.

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin 13 April 2026, rekaman yang disiarkan media pemerintah Iran menunjukkan lalu lintas tanker minyak di kawasan strategis tersebut. Tiga kapal besar, Serifos berbendera Liberia, Copperslake, dan Hai Rong Hai asal Tiongkok, terpantau melintas dengan muatan hingga dua juta barel minyak mentah masing-masing. 

Gagalnya negosiasi selama 21 jam di Islamabad mempertegas kebuntuan antara kedua negara. Berbagai isu krusial seperti program nuklir Iran, pembukaan akses Selat Hormuz, hingga pencabutan sanksi tidak menemukan titik temu.



Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, bahkan melontarkan kritik tajam terhadap Presiden AS Donald Trump. Ia menilai pernyataan Trump pasca-negosiasi sebagai bentuk retorika dari pihak yang gagal mencapai tujuannya.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa AS telah menyampaikan batasan dan tawaran final kepada Iran, namun tidak diterima. Pernyataan ini menandakan posisi kedua negara yang masih saling bertolak belakang.

Sebagai mediator, pemerintah Pakistan melalui Menteri Luar Negeri Muhammad Ishaq Dar menyerukan agar kedua pihak tetap menjaga komitmen gencatan senjata dan melanjutkan dialog demi stabilitas kawasan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)